Gerakan Senam Hamil yang Aman dan Mudah untuk Memperlancar Proses Melahirkan

Ketika hamil, Anda tetap perlu untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu caranya adalah dengan melakukan gerakan senam hamil. Anda dapat mengikuti kelas senam untuk ibu hamil yang diadakan di klinik atau rumah sakit maupun di rumah sendiri yang dipandu oleh instruktur profesional.

Ketika hamil tidak berarti Anda jangan melakukan kegiatan olahraga. Melakukan beragam gerakan olahraga justru amat diperlukan untuk melancarkan sirkulasi darah dan mempermudah proses persalinan. Tetapi ada hal-hal yang penting diperhatikan sebelum melakukan senam hamil, seperti kapan waktu yang tepat untuk melakukan olahraga sampai jenis gerakannya.


Waktu yang paling tepat untuk melakukan olahraga sepanjang masa kehamilan adalah ketika trimester ketiga atau ketika janin telah berusia 7 bulan ke atas. Sedangkan untuk berbagai gerakan senam, pilihlah gerakan yang mudah dan lebih tertuju pada pernafasan. 

Senam hamil itu sendiri memang mempunyai banyak manfaat. Mulai dari menyiapkan tubuh ibu hamil sampai masa persalinan, juga menurunkan rasa sakit di bagian tubuh khusus ketika hamil. Disamping itu, janin pun dapat lebih bebas bergerak. Untuk memudahkan. Berikut 9 jenis gerakan senam hamil sederhana yang dapat Anda lakukan dengan mudah dan tentunya aman bagi sang bayi. 

Berjalan Kaki
Anda dapat berjalan kaki sebagai langkah awal yang amat mudah dilakukan. Lakukanlah sesering mungkin karena bisa mengurangi waktu persalinan. Gerakan simpel ini dapat dilakukan pada trimester ketiga sebab bisa membantu posisi bayi supaya masuk ke jalur lahir.

Posisi Jongkok
Anda dapat melakukan gerakan senam ini dengan cara memposisikan punggung yang lurus. Kemudian perlahan-lahan, turunkan badan hingga posisi jongkok dan tahan 10 detik, lalu kembali lagi ke posisi berdiri. Posisi ini bisa menguatkan otot paha dan memperlebar otot panggul yang akan dapat mempermudah proses persalinan.

Gerakan Kegel
Senam untuk ibu hamil ini memerlukan teknik ketika akan melakukannya karena otot yang dilatih ialah otot yang bisa berfungsi menahan air seni atau dikenal sebagai otot kegel. Tahanlah selama 5 detik, lantas ulangi 4 sampai 5 kali. Lalu tambah durasi menjadi 10 detik. Ketika mengencangkan otot panggul bawah, jangan mengencangkan bokong, otot paha dan otot perut, tetapi tetaplah bernapas secara bebas.

Gerakan Kupu-Kupu
Gerakan ini dilakukan dengan cara duduk di lantai dan luruskan punggung. Kemudian, letakkan kedua telapak kaki saling bersentuhan rapat dan doronglah lutut ke arah bawah hingga menyentuh lantai, sembari Anda mengancing kaki dengan tangan Anda. Lakukanlah gerakan ini selama 10 sampai 20 detik untuk melatih otot paha dan meredakan stres punggung bawah ibu hamil.

Posisi Merangkak
Gerakan ini dapat Anda lakukan dengan cara memposisikan diri layaknya akan merangkak. Ambilah napas pelan-pelan dan lenturkan punggung ke arah dalam. Kemudian luruskan kembali punggung dengan menarik napas dan menghembuskan dengan pelan-pelan. Posisi ini bisa menambah kekuatan otot perut dan menghilangkan sakit pinggang, khususnya pada trimester ketiga.

Gerakan Sujud
Tempatkan tubuh Anda seperti tengah bersujud, lantas naikkan bagian panggul sembari menyodorkan kedua telapak tangan secara lurus. Pastikan dagu atau kening Anda menyentuh pada lantai dan posisi ini dilakukan selama 10 sampai 20 kali napas. Tetapi, akhiri gerakan ini jika Anda merasa mual atau pusing. Gunakanlah bantal tipis atau selimut sebagai alas untuk menghilangkan rasa sakit pada lutut.

Itulah 6 gerakan senam hamil yang dapat dilakukan dengan mudah supaya proses melahirkan berjalan dengan lancar dan cepat tanpa sakit yang berlebihan.
Share this article / Bagikan Artikel Ini! :