Yuk Mengenal Teori Dasar Elektronika!

WartaIPTEK.com - Ada sementara orang yang beranggapan bahwa mempelajari elektronika itu sulit dan terlalu rumit. Anggapan ini sebagian ada benarnya, karena kita dituntut untuk menghafal satu demi satu komponen serta daya kekuatan yang ada pada setiap komponen, sehingga kesulitan itu akan timbul dua kali dalam usaha mempelajari dan menekuni dunia elektronika.

Namun sebagian lagi mengatakan bahwa elektronika bukanlah suatu materi soal yang rumit dan sulit untuk dipecahkan. Melainkan suatu hal yang mengasyikkan bagi orang yang ingin bisa mempelajarinya. Untuk mempelajari elektronika diperlukan suatu ketekunan, ketelitian dan kesabaran yang cukup tinggi. Dan sedikit biaya untuk mempraktekkan apa yang telah anda dapatkan. Dengan modal tersebut maka segala pelajaran yang tengah anda pelajari akan menjadi lebih mudah dan cepat menemukan persoalannya.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, tidak terlepas dengan adanya perangkat elektronika. Terutama pada masa sekarang ini, di mana perkem-bangan teknologi modern semakin cepat. Karena hampir setiap saat kita berhadapan dengan hal-hal yang berkaitan dengan elektropik, mulai dari dapur hingga keluar angkasa sekalipun. Oleh karena itu dalam pembahasan selanjutnya merupakan hal-hal yang paling dasar sampai anda mampu membuatnya sendiri tanpa guru. Meskipun rangkaian-rangkaian praktek yang disajikan bukanlah merupakan barang baru lagi, artinya skema rangkaian elektronika telah banyak dimuat, baik di internet ataupun buku-buku. Namun demikian tidak mengurangi arti dari minat anda dalam menekuni dunia elektronika. Kualitas dari rangkaian elektronika yang disajikan dalam blog ini tidak kalah dengan yang buatan pabrik.

Atom dan Molekul
Seperti telah diketahui, baik dalam buku-buku dan artikel-artikel yang mengupas tentang elektronik, tidak lepas dengan materi yang sering disebut dengan atom dan molekul. Atom adalah partikel yang sangat kecil dengan diameter sekitar 3 -15 nm (1 nanometer = 10q). Sedangkan atom itu sendiri terdiri atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi disebut partikel subatom, yaitu proton, etektron, dan neutron.

Proton adalah partikel subatom yang bermuatan positif. Sedangkan etektron adalah paitifc^subatom yang bermuatan negatif, dan neutron adalah partikel yang tidak bermuatan. Proton dan neutron merupakan inti atom itu sendiri. Apabila proton dan elektron saling bertumbukkan akan menimbulkan suatu ledakan, di mana kekuatan daya ledak tergantung dari kapasitas muatan yang dikandung oleh materi dari suatu benda.

Molekul merupakan suatu gabungan antara dua atau lebih atom yang sama maupun berbeda. Wujud molekul lebih besar dari atom, meskipun demikian molekul tidak dapat dilihat dengan mata biasa tanpa alat bantu. Molekul yang sejenis disebut molekul unsur dan sebaliknya molekul yang terdiri atas atom yang berlainan disebut molekul senyawa.

Tidak semua senyawa atau zatUferflfaiitas molekul tetapi banyak juga yang terdiri atas ion-ion. Ion adalah sekumpulan atom yang bermuatan listrik Senyawa yang terdiri atas ion-ion disebut dengan serrjfcfwa ion, sedangkan senyawa yang terdiri atas molekul disebut dengan senyawa molekul. Suatu senyawa ion tertHfi atas. ion postif dan ion negatif.

Muatan Listrik dan Atom
Listrik adalah sesuatu yang dimanfaatkan untuk menggerakkan alat-alat elektronika seperti: TV, radio, kulkas, tape recorder, kalkulator, komputer, VCD, dan lain sebagainya. Tanpa adanya arus listrik, alat-alat tersebut tidak akan berfungsi dan tidak dapat dimanfaatkan karena tidak ada arus yang menggerakkannya. Listrik memiliki muatan, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Muatan-muatan tersebut bisa saling tarik-nienarik apabila muatan listrik tersebut berlawanan. Dan sisfoaliknya terjadi saling tolak-menolak apabila muatan listrik yang sejenis seperti proton dengan proton.

Suatu atom dikatakan netral apabila materi yang dikandungnya yaitu neutron dan proton jumlahnya sama. Namun jika salah satu unsur dipindahkan, maka atom tersebut tidak netral lagi. Apabilaelektron yang dipindahkan ke lainnya, maka inti atom (neutron) atau protonya akan bertambah. Logikanya apabila elektronnya berkurang, maka neutronnya bertambah. Dalam keadaan yang demikian ini, maka jumlah muatan listrik dari atom secara keseluruhan menjadi +1 (plus satu). Sedangkan, apabila suatu atom mendapatkan tambahan muatan elektron dari luar berarti inti atom bertambah muatan negatifnya. Atau dengan kata lain, muatan negatif lebih banyak lagi dibadingkan dengan muatan elektron pada lintasan luar. Dalam keadaan yang demikian itu, jumlah muatan listrik atom secara keseluruhan menjadi -1 (minus satu).

Atom yang kelebihan muatan elektron disebut ion negatif, dan atom yang kekurangan elektron disebut ion positif.

Elektron
Elektron mempunyai muatan listrik negatif yang mengelilingi inti atom. Hal ini tidak jauh berbeda bila anda mengamati benda-benda langit, seperti planet-planet yang mengelillingi matahari. Apabila kita amati gambar di bawah ini maka elektron bergerak pada lintasannya dan terikat dengan inti atom itu sendiri. Akan tetapi elektron yang bergerak pada garis paling luar mudah lepas dan bila lepas berarti keluar dari inti atom itu sendiri.



Jika elektron-elektron tersebut terlepas dari lintasannya atau orbitnya. Maka elektron tersebut dinamakan elektron bebas. Elektron yang keluar atau terlepas dari orbitnya tersebut biasanya karena pengaruh dari luar. Elektron yang terlepas inilah yang menghasilkan energi yang disebut dengan energi atau arus listrik. Elektron ini bisa lepas jika suatu benda logam diberi gaya listrik. Akibat gesekan ini timbul panas atau percikan bunga api seperti sepotong besi dipukul dengan palu. Percikan bunga api itulah yang disebut elektron bebas. Pada logam banyak terdapat elektron bebas, sementara pada plastik dan kayu hampir atau bahkan sama sekali tidak ada elektronnya karena elektron benda tersebut hampir terikat dengan inti atomnya.

Batere atau aki pada ujung-unjungnya yang negatif (-) dan positif (+) apabila dipertemukan dengan seutas kawat logam, maka elektronnya bisa meloncat keluar atau terlepas dari inti atomnya. Di mana arus elektron dengan arus listrik bergerak secara berlawanan. Lihat dan perhatikan gambar berikut ini!




0 Response to "Yuk Mengenal Teori Dasar Elektronika!"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif! Terima kasih.