Adab Makan Ala Rasulullah Yang Harus Kita Tiru


Sosok yang bisa menjadi panutan, idola dan suri tauladan  yang baik bagi manusia, khususnya bagi ummat Islam adalah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Karena semua perilaku beliau adalah perilaku yang sangat baik untuk ditiru oleh kita semua sebagai umatnya. Baik itu cara ibadahnya, akhlaknya, muamalahnya, bahkan aktivitas sehari-harinya seperti makan. 

Maka dari itu, dalam artikel kali ini akan coba membahas tentang adab makan ala Rasulullah yang harus kita tiru : 

1. Mengkonsumsi Makanan Yang Halal

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam selalu makan makanan yang halal. Karena beliau adalah seorang nabi, tentunya selalu mematuhi hukum-hukum Islam, salah satunya untuk tidak mengkonsumsi makanan yang haram.

2. Mengkonsumsi Makanan Yang Bergizi

Nabi selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi dan alami, seperti buah kurma, buah tin, delima, madu, zaitu, gandum, ikan laut, susu, daging, dan sayuran. Dengan pola makan yang sehat ini, sehingga tidak aneh kalau Rosululloh memiliki fisik yang kuat dan jarang sakit.

3. Menjaga Kebersihan Dengan Mencuci Tangan

Dalam hal ini, Nabi selalu menjaga kebersihan tubuhnya, salah satunya dengan membersihkan tangan terlebih dahulu sebelum makan. Sehingga Nabi tidak pernah mengalamai gangguan pencernaan maupun sakit perut meskipun makannya selalu menggunakan tangan.

4. Membaca Doa Sebelum dan Sesudah Makan

Nabi Muhammad Shollallahu ‘alahi wassalam selalu membaca doa ketika akan makan maupun sesudahnya. Hal ini bertujuan supaya makanan yang dikonsumsinya tersebut mengandung keberkahan, menjadi obat serta tidak membuat perut menjadi rakus.

“Apabila salah seorang di antara kalin makan, hendaklah ia meminta ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan, maka ucapkanlah ‘Bismillah fii awwalihi wa aakhirihi.” (HR. At-Tirmidzi).

Adapun doa sebelum makan dan artinya yang lengkap adalah :

 “Allahumma barik lanaa fiima razaqtanaa waqinaa ‘adzaa bannar.”

Artinya : “Ya Allah, berkahilah untukku dalam sesuatu yang Engkau rezekikan kepadaku, dan peliharalah aku dari siksa api neraka.” (HR. Ibnu Sunni).

Sedangkan doa sesudah makan adalah sebagai berikut :

 “Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimin.”

Artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk golongan orang Muslim.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi). 

5. Menggunakan Tangan Kanan

Menurut pandangan agama kita diwajibkan menggunakan tangan kanan ketika makan, karena kalau menggunakan tangan kiri seperti setan, karena setan kalau makan menggunakan tangan kiri. Kalau dilihat dari segi medis juga, memang tidak baik menggunakan tangan kiri saat makan, karena tangan kiri sering digunakan untuk membersihkan kemaluan dan dubur saat buang air kecil maupun besar, sehingga tangan kiri ini rentan sekali terdapat bakteri yang bisa mengganggu kesehatan tubuh.

6. Makan Saat Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang

Dalam hal ini, Nabi yang selalu makan setelah merasa lapar dan berhenti sebelum kenyang. Hal ini tentulah sangat logis untuk kesehatan tubuh, karena jika makan terlalu banyak hingga kekenyangan, maka akan rentan sekali timbulnya berbagai penyakit di dalam tubuh.

7. Segera Makan Jika Hidangan Sudah Disiapkan

Kondisi ini berkaitan dengan kasus sholat. Ketika adzan berkumandang, kita diperbolehkan untuk menyantap makanan terlebih dahulu. Sebab, jika sholat dikerjakan dalam keadaan makanan sudah siap dan perut terasa sangat lapar, maka dikhawatirkan sholatnya menjadi tidak khusyu karena memikirkan makanan. 


0 Response to "Adab Makan Ala Rasulullah Yang Harus Kita Tiru "

Posting Komentar

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif! Terima kasih.