4 Tips Memilih Asuransi Yang Tepat Tanpa Bingung


Asuransi bisa diartikan sebagai sebuah usaha yang dilakukan seseorang guna meminimalisir risiko. Dengan lain kata, segala hal yang dilakukan atau apapun yang memiliki risiko pada dasarnya bisa diasuransikan. 

Saat ini di Indonesia asuransi terdiri dari beragam jenis atau macam yang dikelompokkan ke dalam suatu fokus dan risiko yang ditanggungnya. Fokus dan risiko inilah yang jadi penentuan pada taraf premi yang akan dibayarkan menurut jenis asuransi yang dipilih.

Adapun jenis-jenis asuransi yang ada di Indonesia saat ini, antara lain :

Asuransi Kesehatan

Asuransi Pendidikan

Asuransi Kerugian

Asuransi Kecelakaan

Asuransi Jiwa

Asuransi Bisnis

Asuransi Kredit

Asuransi Perjalanan

Asuransi Mobil / Kendaraan


Demikian banyaknya jenis asuransi yang ada dan pula banyaknya penawaran serta berbagai hal yang penting diperhatikan ketika memilih asuransi tidak jarang menjadikan seseorang bingung atau malahan ragu buat memilih asuransi. 

Nah di bawah ini terdapat 4 tips memilih asuransi yang tepat tanpa bingung, tetapi tetap aman dan tak akan merugikan anda kelak. 

 1. Tidak Mahal

Tidak mahal di sini maksudnya diukur menurut pendapatan anda sendiri. Jika menurut pendapatan anda asuransi ini terhitung mahal, maka hendaknya anda menjauhinya dan memilih jenis asuransi yang lainnya. Karena untuk seseorang dengan pendapatan cukup, maka asuransi paling murah bisa saja membuat orang itu rugi.

Mahal ini juga dapat diolah lagi, misalnya akan dibayarkan dalam periode waktu tertentu, beberapa bulan sekali saja. Lantaran bila tarif preminya mahal, tetapi premi itu dibayarkan dalam jangka waktu khusus, maka premi itu dapat disebut murah bagi dompet anda. 

2. Anda Memahami Polisnya

Ya, tak semua asuransi bisa memberikan pemahaman jelas pada polis asuransi yang akan dipunyai oleh para nasabahnya. Bisa jadi karena sengaja maupun tak sengaja, namun pemahaman terhadap polis asuransi yang akan dibeli nanti itu amat penting dan perlu. Maka tentunya pilihlah polis asuransi yang gampang dipahami.

Polis yang gampang untuk dipahami itu berarti tak banyak aturan atau syarat-syarat yang mengikat sehingga kemungkinan besar anda bisa meng-klaim secara mudah. Lantaran ada juga asuransi yang memang menyulitkan dalam proses klaim-nya sehingga pemilik asuransi rugi dan anda mesti waspada di sini.

3. Dimiliki Orang Dekat Anda

Asuransi yang akan dibeli itu telah dimiliki oleh orang/rekan terdekat anda dan kepemilikannya pun telah berlangsung dalam rentang waktu lama. Maka asuransi itu dapat dipertimbangkan untuk anda beli kelak.

Bahkan akan tambah kuat bila asuransi yang akan dibeli itu pun pernah diklaim tanpa ada kendala oleh rekan/teman anda. Itu berarti perusahaan asuransi yang menyajikan layanan jasa asuransi kepada rekan/teman anda itu merupakan perusahaan asuransi yang sehat dan bertanggung jawab kepada nasabahnya.

4. Asuransi Dengan Premi Ringan

Pilihlah asuransi dengan premi yang ringan. Asuransi dengan premi ringan ini biasanya tak akan mengganti sampai 100% dari klaim yang Anda ajukan. Tetapi dari situlah kita dapat memahami kalau asuransi itu memang dibeli tidak untuk menggantikan pengeluaran yang ada tetapi buat menolong mengatasi pengeluaran kita.

Asuransi dengan biaya premi yang ringan contohnya adalah seperti asuransi karyawan untuk para pekerja atau para karyawan yang bekerja di suatu perusahaan. Asuransi ini mempunyai sistem reimbursement sehingga harga preminya tidak mahal. Dan bagi mereka yang bukan seorang karyawana sebaiknya memilih asuransi konvensional tanpa beragam penawaran yang lainnya.

Beragam penawaran yang lainnya dalam hal ini yaitu seperti menambah layanan, cakupan perlindungan, dan yang lainnya. Kecuali keperluan itu diberikan secara gratis sebagai wujud promosi guna meningkatkan jumlah nasabah asuransi tersebut. Jadi, telitilah ketika memilih mana promosi dan mana yang cuma akan jadi pemberat beban untuk anda.


Share this article / Bagikan Artikel Ini! :