Bahan Bakar Ramah Lingkungan dan Upaya Tekan Polusi Udara

WartaIptek.com - Berbagai jenis kendaraan yang kita kenal, seperti mobil atau sepeda motor, dapat melaju jika ditenagai oleh bahan bakar minyak (BBM). Manusia sangat terbantu dengan ditemukannya BBM. Adanya BBM memudahkan pergerakan dari satu tempat ke tempat lain.

Memang, ada dampak buruk dari banyaknya pemakaian BBM untuk kendaraan. Salah satunya, polusi udara yang semakin buruk. Padahal, jika udara sudah tercemar tentu akan berakibat buruk bagi kesehatan kita.

Dengan berkembangnya ilmu, manusia terus berinovasi menciptakan pemecahan masalah dari dampak buruk BBM. Salah satunya adalah ide untuk meracik formulasi bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Bahan bakar yang ramah lingkungan diharapkan tidak memiliki dampak seburuk BBM. Salah satunya dikenal dengan biofuel yang di antaranya terbuat dari minyak nabati.

Pada awal 2019, pemerintah berupaya menghasilkan bahan bakar yang ramah lingkungan dan juga 100% menggunakan bahan baku dari energi yang dapat diperbarui.

Di Indonesia, perusahaan yang memproduksi bahan bakar adalah Pertamina. Pada 2019, perusahaan ini berhasil memproduksi bahan bakar ramah lingkungan yang disebut biosolar (B-20).

Bahan bakar ini merupakan campuran BBM jenis solar dengan minyak nabati (fatty acid methyl ester/FAME) sebesar 20% yang diproduksi oleh Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN). Keunggulan dari B-20 ini adalah ia memiliki cetane number di atas 50. Berarti, semakin tinggi angka cetane-nya, maka akan semakin sempurna pembakarannya sehingga polusi udara pun akhirnya dapat ditekan.

Agar biofuel ini semakin dikenal masyarakat, pada tanggal 12 Maret 2020 lalu Pertamina bekerja sama dengan Bandung Champion City (BCC) mengadakan acara Pertamina Treasure Champion di Lucky Square Mall, Bandung.

Acara tersebut dihadiri sekitar 500 anak di antaranya dari SD Cerdas Mulia , TK Tadzkia, TK Lare Alit, dan SD Darul Muzakirin. Dalam kegiatan ini, dilakukan coaching clinic yang mengenalkan jenis bahan bakar ramah lingkungan. Selain itu, juga dikenalkan aplikasi My Pertamina sebagai sarana untuk memudahkan transaksi di SPBU.

Acara dikemas dengan begitu atraktif, edukatif, dan meningkatkan antusiasme pengunjung, terutama anak-anak agar bisa menggali potensi, minat, karakter, dan pengetahuan mereka. 
Share this article / Bagikan Artikel Ini! :