Info Baru
Loading...

5 Tips Mempersiapkan Website untuk Fotografer Profesional

WartaIPTEK.com - Memiliki sebuah website pribadi bukan lagi hanya dimiliki oleh sebuah toko online atau sebuah company profile. Segala macam profesi bisa saja memiliki sebuah website pribadi, seperti Anda yang memiliki sebuah hobby traveling, menulis, desain, atau bahkan juga bisa bagi Anda yang memiliki hobby atau profesi sebagai seorang fotografer. Bagi seorang fotografer tentu saja membutuhkan sebuah wadah yang bisa menampung semua portofolio dari hasil karya mereka. 

Selama ini banyak fotografer yang masih memanfaatkan sosial media dan blog biasa untuk memamerkan hasil jepretan mereka di media online. Itu bukanlah hal yang buruk untuk sebuah ajang pameran sebuah karya. Namun, untuk terlihat lebih profesional lagi, ada kalanya seorang fotografer memiliki website pribadi mereka sendiri. Website yang nantinya mampu menjadi media portofolio online mereka dan juga ajang untuk memperkenalkan siapa diri mereka ke khalayak ramai. Lalu, bagaimana cara memilih dan mempersiapkan sebuah website untuk seorang fotografer? Berikut ini adalah 5 tips mempersiapkan website untuk fotografer profesional.


Menggunakan domain pribadi
Ketika seorang fotografer memutuskan untuk menggunakan website pribadi untuk wadah portofolio mereka, tentu saja hal yang pertama harus dimiliki adalah sebuah nama domain pribadi. Anda bisa saja membuat sebuah website atau blog di blog gratisan yang selama ini ada. Tetapi Anda tidak memiliki nama domain pribadi. Carilah layanan pembuat website untuk fotografer yang juga menyediakan nama domain untuk website Anda. Anda bisa mulai memilih dan menentukan nama domain dan website yang sesuai dengan karakter Anda sebagai fotografer.

Mempersiapkan tampilan website
Setiap fotografer tentu saja memiliki ciri khas dan karakter masing-masing. Ketika Anda memilih untuk memiliki sebuah website untuk portofolio Anda, pilihlah website yang dinamis atau sesuai dengan karakter Anda sebagai seorang fotografer. Anda bisa saja membuat sendiri website portofolio Anda yang sesuai dengan keinginan Anda. Namun, tidak ada salahnya ketika Anda mencoba meminta bantuan seorang programmer dan desainer yang sudah disediakan oleh beberapa layanan pembuat website untuk fotografer. Mereka bisa membantu Anda dalam mengkombinasikan keinginan dan kebutuhan Anda sebagai seorang fotografer yang ingin memiliki sebuah website.

Memiliki fitur yang lengkap
Sebuah website portofolio bukan tidak mungkin untuk memiliki fitur yang lengkap seperti website kebanyakan, seperti website toko online yang memiliki fitur shipping cart, testimonial, search product, dan lain sebagainya. Website untuk portofolio seorang fotografer juga bisa memiliki fitur yang lengkap dan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing fotografer, seperti:

a. About
Bagaimana bisa seorang pengunjung website dapat mengetahui siapa pemilik dan bagaimana cerita dibalik website tersebut jika tidak ada ulasan singkat mengenai itu. Salah satu yang dibutuhkan oleh seorang fotografer di websitenya adalah sebuah fitur "About". Fotografer bukan hanya perlu sebuah wadah untuk menunjukkan karyanya, tetapi juga memperkenalkan siapa dia dan bagaimana kisahnya. Dengan adanya fitur ini, seornag fotografer bisa menginformasikan kepada pengunjung websitenya siapa dia dan bagaimana dia berkarya. Sebuah website apapun memang seharusnya menyediakan sebuah fitur seperti ini, agar lebih mudah untuk pengunjung mengetahui pemiliknya. 

b. Galery
Salah satu bagian terpenting dari website portofolio seorang fotografer adalah galery. Ketika Anda membuat atau membeli sebuah website untuk portofolio Anda, pilihlah website yang memiliki fitur galery dan juga mendukung segala kebutuhan Anda tentang fitur ini. Anda bisa saja menambahkan banyak submenu di dalam fitur ini, semua tergantung kebutuhan Anda sebagai pemilik website portofolio ini. Usahakan galery Anda memiliki tampilan yang menarik dan mampu menginformasikan tentang bagaimana karya Anda terpajang di dalamnya. Anda bisa menggunakan sebuah slider yang berfungsi untuk menambah keindahan galery Anda. Di setiap foto atau gambar yang Anda miliki, bisa Anda tambahkan keterangan mengenai foto atau gambar tersebut. Dan itu artinya galery yang Anda miliki bukan hanya memiliki kolom untuk wadah gambar Anda, tetapi juga wadah yang berisi keterangan gambar tersebut.

c. Blog
Jika Anda memiliki blog selain website pribadi Anda ini, Anda juga bisa menambahkannya kedalam website portofolio Anda. Blog tersebut bisa saja berisi mengenai tips dan trik mengenai dunia fotografi, atau informasi dan berita mengenai itu semua. Anda bisa menambahkannya di dalam website Anda.

d. Share sosial media
Website portofolio Anda harus memiliki fitur share ke segala sosial media. Jika memang sebelumnya Anda hanya memamerkan foto Anda ke sosial media dan kini Anda beralih ke website pribadi. Itu tidak berarti Anda tidak memanfaatkan sosial media. Karena bagaimanapun sosial media memiliki peranan penting dalam memperkenalkan suatu produk ke masyarakat luas.

e. Contact
Fitur berikut ini bisa dikatakan menjadi sebuah fitur yang sangat penting, yaitu contact us. Jika Anda memiliki sebuah kantor untuk kegiatan fotografi Anda, Anda bisa memberikan informasi mengenai alamat kantor, nomor telepon, alamat email Anda dan lain sebagainya kepada masyarakat luas. Karena tidak jarang pengunjung website yang sangat tertarik dengan karya Anda akan datang dan menggunakan jasa fotografi Anda. Jadi, Sebuah fitu contact sangatlah penting dalam sebuah website, meskipun website yang Anda miliki bukan seperti toko online atau company profile. Tetapi, website portofolio juga membutuhkan fitur tersebut.

Memiliki management data user friendly
Memanage (mengelola) data foto atau gambar yang begitu banyak tentunya akan membutuhkan banyak tenaga dan juga waktu. Bisa dibayangkan ketika seorang fotografer ingin mengupload sekitar 100 foto dalam sekali upload dan harus memberikan deskripsi untuk masing-masing foto, itu tentu saja akan sangat merepotkan ketika management data yang dimiliki website tidak user friendly. Ketika Anda memilih sebuah layanan pembuat website untuk portofolio Anda, pilihlah yang memiliki management data yang mudah dan tidak membingungkan. Selain untuk meningkatkan performa website Anda, tetapi juga untuk mengoptimalkan kinerja Anda sebagai seorang fotografer yang tidak selalu memiliki banyak waktu untuk memanage data yang Anda miliki.

Memiliki space hosting yang besar
Seorang fotografer tentu saja membutuhkan sebuah wadah yang mampu menyimpan lebih dari 1000 karyanya. Dan itu tentu saja bukan hal mudah ketika kita hanya menggunakan sosial media atau blog biasa. Kita tentu saja membutuhkan sebuah website pribadi yang juga memiliki space hosting yang sangat besar atau bahkan tidak terbatas. Pilihlah sebuah layanan pembuat website khusus portofolio fotografer yang juga menyediakan atau memberikan space hosting yang cukup besar untuk Anda. Karena, ketika website, hosting yang Anda miliki sangat minim akan sangat berpengaruh terhadap performa website Anda.

Jangan biarkan karya Anda hanya dilihat oleh orang yang itu- itu saja. Tunjukkan kepada dunia jika semua jepretan Anda memiliki arti dan bermanfaat untuk orang lain. Selamat mencoba.;-)

0 Response to "5 Tips Mempersiapkan Website untuk Fotografer Profesional"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif! Terima kasih.