Info Baru
Loading...

10 Software Pilihan untuk Project Management

WartaIPTEK.com - Dalam sebuah bisnis atau perusahaan, keteraturan dalam mengatur dan mengelola sebuah project adalah keharusan. Bukan hanya untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, tapi juga untuk memudahkan dalam mengerjakan project-project lainnya. Besar atau kecilnya sebuah project tidak semestlnya diremehkan, karena ini akan menjadi dokumentasi bagi perusahaan itu sendiri.

Memanagement project dalam perusahaan bisa dimulai dari menuliskan to do list sampai dengan berkomunikasi dengan klien ataupun rekan kerja kita. Beberapa dari kita mungkin akan menggunakan aplikasi atau software yang berbeda untuk sebuah project. Merepotkan? Pasti. Untuk itu beberapa software diciptakan untuk membantu karyawan mengatur dan mengelola project mereka baik dengan skala kecil ataupun besar.

Dengan menggunakan alat atau tools project management ini, setiap tim diharapkan mampu bekerja dan menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Apa saja project management pilihan yang banyak digunakan oleh karyawan produktif? Ini dia 10 diantaranya:

1. Basecamp
Basecamp dianggap sebagai project management yang paling banyak digunakan. Sebagai alat yang cocok untuk berkolaborasi, Basecamp memudahkan kita untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan seluruh anggota tim sebuah project yang kita kerjakan. Bukan hanya dengan anggota tim, namun juga dengan klien.

Dengan aplikasi ini, kita bisa membuat beberapa project, menulis to do list, mengelola file yang dimiliki, hingga membuat dan mengatur penjadwalan. Aplikasi ini sungguh memudahkan penggunanya, karena sudah tersedia dalam versi mobile. Sehingga kemanapun dan kapanpun kita pergi, project yang sedang kita kerjakan juga bisa terpantau dengan baik.

2. Teamwork Project
Kerjasama tim adalah hal yang harus selalu diperhatikan dan dijaga. Tidak ada project yang bisa selesai dengan baik dan tepat waktu saat kita hanya mengerjakannya sendiri. Dengan Teamwork Project kita bisa bekerjasaa dengan baik dan mengatur produktivitas kerja tim kita. Teamwork Project memungkinkan kita untuk menyimpan semua project yang kita kerjakan. Mulai dari file, tugas dan semua data dalam satu tempat, yang juga dapat diakses oleh siapa saja di tim kita.

Dengan Teamwork Project, kita juga bisa memvisualisasikan seluruh project yang kita kerjakan, melalui kalender dan gafik serta report.

3. Active Collab
Baru-baru ini Active Collab merilis versi barunya yaitu 5.0. Aplikasi ini semakin menguatkan dan focus pada project management software. Dengan fitur kolaborasi, task management, time tracking, sampai dengan importing data. Salah satu fitur yang paling banyak diminati adalah fitur faktur yang memang berhubungan dengan suatu biaya penagihan. Kita bisa melacak payment dan juga biaya yang memang membutuhkan faktur. Bahkan kita juga bisa membayar langsung dari ActiveCollab dengan menggunakan PayPal atau pembayaran dengan kartu kredit lainnya.

4. Zoho Projects memungkinkan kita untuk merencanakan, mengkoordinasikan dan juga me-management project secara lebih efisien. Zoho menawarkan berbagai perangkat lunak yang bisa digunakan untuk mengelola project bisnis. Bahkan Project Zoho memiliki rencana dan dapat mengkoordinasikan project dari awal sampai akhir.

Ini bahkan membantu kita menemukan fitur yang kita butuhkan dalam memenagement sebuah project. Project Zoho juga sudah terintergrasi dengan Google Apps dan juga Dropbox, bug tracking, setup Wiki Pages dan lain sebagainya.

5. Trello
Dengan menggunakan Trello kita bisa degan mudah mengatur dan menampilkan to do list dan berdiskusi secara visual. Trello memang bukan aplikasi yang biasa digunakan oleh karyawan, ia memiliki cara untuk menampilkan seluruh project secara visual dalam satu tampilan. Jika Anda sering menggunakan aplikasi
Sticky Notes di Windows, maka Trello hampir sama karena mampu menampilkan kartu-kartu yang berisi to do list dan juga apa saja project yang sedang dikerjakan. Dan dengan ini seluruh anggota tim bisa melihat apa saja yang harus dikerjakan bersama.

6. Jira
Jira, software ini lebih dikhususkan bagi para developer atau pengembang perangkat lunak. Di dalamnya terdapat fitur yang bisa digunakan untuk melacak masalah atau bug yang ada dan juga menemukan cara untuk mengatasinya.

Perusahaan Jira juga menawarkan produk lain, seperti Confluence yaitu sebuah alat untuk kolaborasi dokumen, dan HipChat yang memu-ngkinkan seluruh anggota tim dapat melihat video dan saling berbagi file sebuah project.

7. Asana
Jika Anda adalah seorang pekerja yang tidak selalu berada di dalam ruangan, Asana dapat membantu setiap pekerjaan atau project Anda. Bahkan untuk Anda yang bekerja secara freelance, software ini juga efektif digunakan. Dengan alat ini kita juga dapat dengan mudah bekerjasama atau berkolaborasi dengan rekan kerja kita yang berada jauh dari kita. Asana sendiri bertujuan untuk membuat pekerjaan menjadi lebih mudah tanpa menggunakan email sebagai alat komunikasinya. Sebaliknya, dengan Asana kita bisa melakukan tindaklanjut, penjadwalan termasuk GoogleDrive, Dropbox, dan juga Box.com. Bahkan kita bisa mendapatkan update status tentang tugas kita tanpa menggunakan email lagi. Asana juga tersedia dalam versi mobile pada iOS dan juga Android, sehingga kita bekerja darimana dan kapan saja.

8. Podio
Berbasis system CRM, Podio adalah platform serbaguna yang bisa digunakan untuk mengelola project dan juga bisa digunakan sebagai intranet. Bisnis apapun dapat menggunakan software ini untuk mengatur dan juga berkomunikasi. Kita bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan bisnis kita. Selain itu Podio juga bisa digunakan sebagai. media penyimpanan file, seperti aplikasi manajemen project.

9. Freedcamp
Mengatur dan merencanakan sebuah acara memang tidaklah mudah. Apalagi saat kita harus mengerjakan sebuah project besar yang membutuhkan koordinasi sangat kongkrit. Dengan Feedcamp kita akan lebih mudah mengatur segala rencana secara gratis.

Feedcamp memiliki sebuah dashboard yang menampilkan seluruh project secara sekilas. Anda dapat dengan mudah mengatur setiap tugas, menggunakan catatan seperti sticky notes untuk memvisualisasikan tugas, dan juga mengatur mereka dalam kalender.

10.  Wrike
Bekerja dengan lebih mudah dan terorganisir bisa menggunakan Wrike. Wrike dapat memas-tikan bahwa kita berada di trek yang benar dan juga memastikan bahwa sumber daya yang kita gundkan masih dan selalu tersedia.

Wrike akan menyiapkan tugas, melibatkan tim kita dan juga mengintegrasikan dengan tools bisnis seperti Google Apps, Microsoft Excel, Dropbox dan masih banyak lagi.

Nah, sebenarnya aplikasi apapun tidak akan efektif saat diri kita sendiri tidak mengatur dan mendisiplinkan diri kita untuk tugas yang kita mi-liki. Karena aplikasi aau software yang ada hanya sebagai media pembantu, bukan satu-satunya alat yang bisa membantu kita menyelesaikan tugas dengan baik dan cepat. Lalu dari sekian banyak aplikasi atau software untuk project management, manakah yang ingin Anda gunakan?


0 Response to "10 Software Pilihan untuk Project Management"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif! Terima kasih.