Xiaomi Mi Band, Gelang Sehat dengan Harga Hemat

WartaIPTEK.com - Biarkan saja Sony atau Samsung punya gawai gelang elektronik serba canggih. Boleh saja Smartband Sony dan Gear Fit Samsung berhias layar. Xiaomi punya cara sendiri menghadirkan wearable device bernama Mi Band.

Konsepnya sangat mendasar. Bahwa manusia perlu gerak badan yang tercatat dan terprogram. Termasuk waktu tidur yang cukup. Kelengkapan catatan jauh lebih penting ketimbang tambahan fitur musik, telefoni, dan sebagainya. Tak heran jika harga Xiaomi Mi Band sangat terjangkau. 


Desain Mi Band simple, seperti gelang kesehatan. Untuk ukuran pergelangan tangan orang Asia pun pas. Bak gelang. Jauh lebih kecil dari ukuran arloji rata-rata. Band-nya terbuat dari karet yang cukup pejal, tetapi di bagian cangkang (tempat/dudukan core unit) sangat fleksibel.

Core unit yang berisi komponen dan sensor dapat dilepas. Ukurannya tak terlalu menonjol. Hanya setebal 9 mm kendati terdiri dari lima lapisan. Desain oval dengan material terbuat dari aluminium alloy di atas dan polikarbonat melingkupinya. Tiga LED di bagian atas menyajikan indikasi empat warna lampu (biru, merah, hijau, dan orange).

Tak usah takut terbilas atau nyemplung air. Sebab, Xiaomi Mi Band sudah tersertifikasi oleh IP67. Mi Band sejatinya hanyalah sebuah perangkat pencatat Anda saat bergerak atau diam. Bergerak untuk mengukur kesesuaian antara program olah tubuh dengan aktual yang Anda lakukan. Diam, artinya me-record kualitas tidur Anda. Di dalamnya dilengkapi sensor akselerometer dan sebuah baterai 41 mAh.

Gelang ini terhubung ke ponsel pintar Android, apapun mereknya. Asalkan Anda mengunduh aplikasi MiFit. Lalu, sambungan Bluetooth yang akan menghubungkan semua hal diantara kedua piranti tersebut. Misalnya, melaporkan pencapaian program lari atau jalan kaki. Saat Anda tidurpun, secara rahasia juga merekamnya. Data-data itu lalu dikirimkan ke smartphone untuk ditampilkan lewat aplikasi Mi Fit.

Serunya, kontak antar perangkat tidak harus berlangsung terus-menerus (on-line) yang akan memboroskan baterai akibat kerja Bluetooth. Cukup sesekali Anda pairing kembali, seperti ketika akan mengirim foto atau video. Tetapi data dikirim lebih kilat.

Tiga LED akan memberi informasi sejauh apa program olah raga mencapai target harian. Satu LED menyala berarti baru sepertiga sukses. Dua LED sama dengan duapertiga program. Kala tiga LED menyala maknanya sudah memenuhi target.

Pada akhirnya fungsi kontrol dan monitor sepenuhnya ada di smartphone. Xiaomi Mi Band menjadi asisten pencatatnya saja. Peran gelang ini kian bertambah sebagai pengingat. Ya, Anda hanya perlu menyetel menu alarm pada aplikasi MiFit, seterusnya MiBand akan mengerjakan perintah mengingatkan, membangunkan, dan lain sebagainya. Dan, tak usah terkoneksi Bluetooth (selain waktu reset awal-mula atau mengulang alarm) sebab sensor telah mencatatnya waktu alarm aktif.

Dalam kondisi full battery perangkat ini bisa bertahan hingga 5-6 hari yang bekerja 24 jam sehari.
Tugas Mi Band memang tak sebanyak beberapa gawai pakai lain punya brand global. Tetapi fungsi dasamya memang sangat diperlukan agar seluruh kegiatan kerja badan terprogram dan terukur. Ditambah alarm (mode getar) sebagai sedikit value, memang pantas di kisaran harga di bawah Rp 300 ribu. Aplikasi Mi Fit-nya sendiri gratis.

Kendati Anda sedang bekerja, tetap pasangkan gelang agar terus tercatat berapa kalori yang Anda keluarkan. Artinya Mi Band bisa bekerja selama 24 jam sepanjang tujuh hari. Bahkan ketika Anda mandi sembari sedikit-sedikit exercise, Mi Band akan mencatat tanpa takut terganggu oleh siraman air.

Untuk hidup sehat yang terprogram, rasanya Xiaomi Mi Band worth it.

0 Response to "Xiaomi Mi Band, Gelang Sehat dengan Harga Hemat"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif! Terima kasih.