Info Baru
Loading...

BenQ F52, Ponsel Lollipop Bertenaga Quad Core Dengan Cita Rasa Feminim

WartaIPTEK.com - Adakah torehan sejarah BenQ di industri ponsel? Ada. Sepuluh tahun silam. Saat beberapa industri lebih bermain bentuk unik sebuah ponsel, pabrikan Taiwan ini punya seri Z2 yang dikenal pula dengan nama BenQ Cube. Bentuknya bak sebuah kubus, uniknya terlihat seperti kamera saku.

Kiprah BenQ berhenti di tahun 2008. Lima tahun kemudian (2013) mengendap-endap dengan mengusung dua seri Android. Berlanjut tiga seri berikutnya di tahun 2014. Dengan modal lima seri Android tampaknya belum cukup kuat mencuatkan nama BenQ.


Mei 2015, mendadak sebuah smartphone Android Lollipop dilesakkan. Kelir pink (Glam Pink) jadi ciri khas kuatnya. Ini dia BenQ F52.

Bodi + Desain
Tak ada yang istimewa pada tampang BenQ F52. Malah terasakan aura fisik LG seri G, terutama di bagian punggung. Kelir pink mengindikasikan kepada siapa seri ini dimaksud. Perempuan, muda, aktif. Kendati ada opsi warna lain yaitu Chic Grey yang dari namanya seperti menyasar ke segmen yang sama. Bahkan salah satu theme-nya (Macaron) sangat bercitra kaum perempuan, match dengan kulit pink punggung dan lis di samping

Ikon BenQ di pungc rc seoer: sebuah pin. Ditmgkahi dengan sebuah speaker belakang yang membanjar. Tepat di atas speaker punggung ini tertulis "4G LTE", jelas BenQ ingin menunjukkan inilah produk LTE pertamanya.

Tombol Power dan kontrol volume saling dipisahkan di sisi kiri dan kanan. Begitu halnya dengan port audio 3,5 mm dan rongga microUSB. Masing-masing di atas dan bawah.

BenQ masih percaya pada desain standar, bukan unibody. Sebab, lebih aman rasanya menyelipkan microSD dan single microSIM card di dalam.

Menu + Interface
Berbekal OS Lollipop, tampilan ikon memang rada istimewa. Namun BenQ belum mengemas interface khas. Tiga tombol utama Android (Back, Menu dan Home) ditempatkan jadi satu bagian dengan layar (virtual button), dan punya ikon sendiri yang berbeda.

Beberapa hal yang menarik disajikan antara lain folder New Corner yang menjadi ruang bagi aplikasi-aplikasi baru unduh. Top Apps yang didedikasikan bagi aplikasi papan atas. Yang mengisi tentu saja pengguna. Lalu, QFamily. Yang terakhir ini berisi aplikasi khas BenQ. List aplikasinya antara lain QMemo, QissMusic, PiQture, QSora, QloudMedia, QiSSDay, dan QMoney.

Daftar aplikasi di atas sebenarnya juga bisa Anda temui di brand lain atau kiranya mengunduh dari Play Store. Yang menarik barangkali adalah QMoney. Di sini, Anda yang sadar akan tabungan dan kartu kredit bisa memanfaatkan catatan yang disediakan. Sayang, aplikasi spesial ini rada kurang mengajak pengguna umum berkreasi, apalagi yang khusus bagi perempuan.

Namun, BenQ membayar dengan hal lain. Misalnya aplikasi Save Power, 1 Tap Boost, dan Low Blue Light. Save Power bertugas mengelola energi baterai jika mulai drop dengan mengurangi aksi aplikasi yang tidak sedang digunakan. 1 Tap Boost meningkatkan kinerja sekaligus melakukan pengamanan perangkat. Sedang Low Blue Light untuk mengatur tingkat cahaya biru di perangkat.

Kinerja
Performa BenQ F52 dengan Lollipop yang didukung oleh Snapdragon 615 yang memiliki kecepatan komputasi 1,5 GHz tergolong di atas rata-rata. Ia berhasil mengungguli Xiaomi Redmi Note dan nyaris setara dengan LG G3.

Angka uji browser BenQ F52 juga termasuk jempolan. Bahkan bisa menembus dua kali lipat seri-seri sekelasnya yang masih menggunakan KitKat.

Layar IPS LCD yang dikenakan juga cukup responsif. Seperti halnya kebanyakan smartphone Lollipop lainnya. Tetapi yang layak dikasih jempol adalah daya tahan baterai berkapasitas 2.500 mAh. Terlepas bahwa seri ini dilengkapi aplikasi Save Power, namun -lagi-lagi-berkat Lollipop, memang bisa hemat tenaga.

Multimedia
Membawa dua kamera dengan resolusi yang siap berkompetisi, 13 MP dan 8 MP, masing-masing dilengkapi dengan LED Flash. BenQ seakan ingin memanjakan betul penyuka selfie. Kini tak repot lagi berfoto di area low light. Dalam hal ini BenQ lebih berani ketimbang Xiaomi yang hanya membekali Mi4i atau Asus lewat Zenfone 2 dengan kamera depan 5 MP.

Soal foto low light ini pula terlihat bagaimana F52 menyiapkan opsi khusus pada pemotretan biasa. Pengguna tinggal aktifkan opsi Low Light dan hasilnya masih terbilang bagus, Bahkan proses pengambilan garnbarnya pun cepat.

Opsi HD memberikan hasil foto yang signifikan. Sedangkan mode Panorama yang perlu mendapat perhatian. Selain responnya tak bisa untuk mengambil gambar lebih cepat, foto juga tak bisa disimpan di memori ponsel. Butuh kartu memori untuk menyimpannya.

BenQ walaupun tidak didukung oleh engine audio khusus, tetapi bisa menunjukkan kualitas sound yang OK punya. Pemutar audionya sendiri menggunakan QissMusic yang ada di folder QFamily. Pemutar audio ini terintegrasi dengan setelan kustom audio. Ada lima level pada equalizer. Itu pun masih didukung dengan Bass Booster dan Surround Sound (kedua hal ini hanya bisa dirasakan jika memakai earphone atau speaker).

Detil audio sangat terasa, khususnya pada frekuensi tinggi. Namun ini hanya terasa jika menggunakan speaker belakang. Jika Anda pindahkan audio ke speaker atau headphone, hasilnya jauh lebih menawan. Frekuensi rendah ikut bergabung mengimbangi komposisinya. Apalagi jika dikombinasikan dengan setelan Bass Booster dan Surround Sound.
Jaringan: GSM 900/1800, HSDPA 900/2100, LTE 
Dimensi/Bobot: 147 x 74.5 x9.3 mm, 142 gram 
Baterai: Lithium Ion, 2.500 mAh
Layar: 5,2 inci, IPS LCD, 1080 x 1920 piksel
OS: Android 5.0 Lollipop 
Prosesor: Qualcomm Snapdragon quad core 1,5 GHz
Kamera: 13MP (belakang) + 8 MP (depan)
Player audio: Ya (MP3A/VAW eAAC+)
Player video: Ya (MP4/ WMV/H.264) Radio: Ya
Konektivitas Nirkabel: WiFi (b/g/n) Bluetooth A2DP 
Konektivitas Kabel: micro USB, jack 3.5 mm
Memori Internal: RAM 2 GB, ROM 16 GB 
Memori Eksternal: microSD, dukung 64GB 
Messaging: SMS, MMS, Email, IM 
Lain-lain: AGPS 

Harga BenQ F52 : Rp ..................

0 Response to "BenQ F52, Ponsel Lollipop Bertenaga Quad Core Dengan Cita Rasa Feminim"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif! Terima kasih.