Helio X20, Prosesor Sepuluh Inti Pertama Di Dunia

WartaIPTEK.com - MediaTek kembali meluncurkan sebuah System on Chip terbaru yang dinamakan Helio X20. SoC ini ternyata merupakan yang pertama menggunakan prosesor 10 core atau yang (akan) disebut dengan Deca-Core dan datang dengan arsitektur Tri-cluster. Tentunya arsitektur ini diluncurkan untuk membuat perangkat lebih kencang dan lebih hemat daya.

Helio X20 dapat melakukan delegasi pekerjaan secara otomatis berdasarkan cluster. Misalnya saat sebuah smartphone hanya dipakai untuk mengirim pesan teks atau menggunakan kalkulator, hanya satu cluster saja yang akan bekerja sedangkan dua cluster lain akan mati. Dengan begini, daya tahan baterai lebih awet.


Helio X20 akan diproduksi dengan proses pabrikasi 20nm. SoC ini pun nantinya akan mendukung kamera sampai dengan 32 megapiksel, memutar dan merekam video 4K dan 2K, serta mendukung resolusi iayar sampai 2560x1600 pixels. Helio X20 juga menggunakan GPU dari ARM dengan quad-core berkecepatan 700 MHz. Prosesornya sendiri menggunakan dual-core Cortex A72 dan sisanya menggunakan Cortex A53 yang terbagi dalam dua cluster.

Apa saja kehebatan prosesor Deca-core itu? Berikut ulasannya.

Muat tampung kamera 32 MP
MediaTek Helio X20 bisa menampung satu buah kamera dengan resolusi maksimal 32 MP. Apabila vendor smartphone memutuskan memakai dual kamera (depan-belakang), resolusi maksimalnya adalah 13 MP (depan) dan 13 MP (belakang). Hal ini membuat smartphone selfie di masa depan bisa lebih dominan.

Rekaman video 4K berteknologi 3D
Saat ini, kualitas rekaman video terbaik adalah 4K, dan Helio X20 mampu memberikan rekaman video 4K terbaik dengan tambahan teknologi 3D. Tidak berhenti di situ, hasil rekaman video juga lebih minim noise
Lebih lanjut, Helio X20 mendukung rekaman. Prosesor MediaTek ini juga sudah mendukung fitur playback video  4K x 2K. Sehingga video-video berkualitas FullHD bisa dimainkan tanpa lag.

Prosesor pertama yang mengusung desain 3 lapis
Untuk membangun satu buah prosesor Helio X20 berinti 10, dibutuhkan tiga lapis prosesor. Yang pertama adalah prosesor Quad-core ARM Cortex-A53 1,4 GHz, lalu prosesor Quad-core ARM Cortex-A72 2.0 GHz, dan yang terakhir, prosesor Dual-core ARM Cortex-A72 2,5 GHz.

Untuk menggabungkan tiga lapis prosesor itu, MediaTek menggunakan teknologi MCSI yang memungkinkan Helio X20 mencapai performa tertingginya serta lebih efisien. Pemakaian dayanya diklaim 30 persen lebih rendah dari prosesor milik Qualcomm dan Samsung. Sementara itu, MediaTek menyatakan bila performa puncak dari Helio X20 adalah 3,64 GHz.

Teknologi modem 4G terbaru
Helio X20 dibekaii dengan teknologi 4G LTE Cat-6 yang mampu memberikan kecepatan internetan di atas rata-rata. Selain itu, 4G Helio X20 bisa disesuaikan dengan berbagai macam jaringan 4G di seluruh dunia.

Prosessor untuk gaming
Tidak perlu banyak dijelaskan, Helio X20 mungkin adalah prosesor mobile yang diidam-idamkan para gamer selama ini. Mengapa? Karena performa kartu grafisnya, yakni Mali T800, diklaim 140 persen lebih balk dari Helio X10.

Selain itu, teknologi 2D HW w/ 12 Blending Layer sudah ditambahakan oleh MediaTek agar smartphone apa saja yang ditanami Helio X20 bisa mengeluarkan tampilan gratis terbaiknya saat dipakai bermain game.
Daya tahan baterai lebih lama
Prosesor Helio X20 dinyatakan lebih irit pemakaian daya baterai hingga 30 persen dari pendahulunya. Sementara untuk urusan multimedia, pemakaian dayanya bahkan lebih irit 40 persen dibanding Helio X10.

Ramah pada vendor smartphone
Menggunakan arsitektur prosesor ARM Cortex-M4, MediaTek Helio X20 lebih mudah diadaptasikan ke berbagai jenis perangkat mobile.

Di samping itu, prosesor ini juga memberikan peningkatan kualitas ke keseluruhan smartphone, misalnya suara saat telepon. Penggunaan daya untuk keperluan audio pun lebih rendah. Sehingga vendor bisa menciptakan smartphone yang lebih irit baterai.

0 Response to "Helio X20, Prosesor Sepuluh Inti Pertama Di Dunia"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif! Terima kasih.