Kumbang Tawon, Ahli Seleksi Madu Terbaik

WartaIPTEK.com - Kalau manusia butuh pakaian bagus, rumah aman, selain makanan cukup, maka binatang lebih bahagia. "Rumah" dan "pakaiannya" malah sudah diciptakan Tuhan secara alamiah dan luar biasa indahnya. Tapi kekurangannya dari manusia, makanannya tak beraneka. Tawon kumbang, misalnya. Mereka harus mencari madu dan tepung sari untuk kehidupan mereka. Untuk itu mereka harus mempertaruhkan hidupnya untuk makanan ini. Walau begitu, di antara penghisap madu, kumbang ini termasuk jago balap menghisap madu. Ini ada alasannya dan sedikit keterangan di bawah ini akan menerangkannya.

Dulu, pada tahun-tahun awal 60-an, anak-anak kecil di Jawa akan menyebut-nyebut 'Pait-pait-pait", kalau didekati tawon kumbang. Mereka menyebut kata "pait" ini agar si kumbang menjauh. Bukankah mereka cuma doyan yang manis-manis saja, seperti madu? Tapi itu pikiran sederhana anak-anak. Tawon kumbang mungkin tak tahu maksud anak-anak manusia itu. Yang mungkin terjadi, kumbang ini pergi karena takut pada manusia dan suara "pait-pait" yang cukup keras itu, melebihi suara dengungnya.


Di Inggris namanya bumblebee, yang kurang lebih berarti tawon berdengung, masuk kategori Bombus. Dengan sedikit perubahan bunyi, di Amerika kumbang ini dinamakan humblebee. Bentuk badannya khas. Besar, berbulu dan seringkali berwarna kombinasi hitam dan kuning. Tawon ini memang termasuk yang terbesar di antara tawon penghisap madu. Dengan besar badannya ini, tak heran kalau suara dengung pun paling keras dan mengesankan di antara para tawon.

Dengan badan yang besar, tentu Anda juga mengambil kesimpulan bahwa tenaganya pun paling besar. Tepat! Bahkan kumbang ini adalah kumbang dengan kecepatan menghisap madu yang tercepat. Dengan tenaga besar, kepakan sayap dapat dipercepat (mencapai 200 kali setiap detiknya), dan terbang pun dapat dipersingkat waktunya.

Tapi kemampuan ini ada syaratnya: gizi makanan yang istimewa. Gizi yang baik ini didapatnya dari madu dan tepung sari yang mengandung karbohidrat dan protein mutu tinggi. Ini berarti tidak sembarang madu bunga dihisapnya. Ya, mereka harus memilih. Memilih? Kalau begitu, mereka juga harus mengetahui banyak bunga untuk bisa menentukan madu bunga mana yang cocok untuk kebutuhan tenaga mereka untuk terbang, menghisap madu dan berkelahi. Memang begitu. Tawon kumbang ini paling tidak mengunjungi sekitar 50 bunga, sebelum jadi "ahli seleksi madu terbaik". Setelah cukup mengenai bunga-bunga yang akan menjadi langganannya, kumbang ini pun mengembangkan "gaya" menghisap madunya.

0 Response to "Kumbang Tawon, Ahli Seleksi Madu Terbaik"

Post a Comment

Berilah komentar yang sopan dan konstruktif. Diharap jangan melakukan spam dan menaruh link aktif! Terima kasih.